Tuesday, February 20, 2018

HAPPY Florist, Karangan Bunga Papan Di Purwodadi



HAPPY Florist, Karangan Bunga Papan Di Purwodadi



“HAPPY” Florist
 Jl R Soeprapto 63 Purwodadi- Grobogan
Karangan Bunga- Bunga Papan

Pilihan tepat bagi anda yang membutuhkan karangan bunga di Purwodadi kabupaten Grobogan dan sekitarnya,  karangan bunga papan yang dibuat oleh ahli karangan bunga yang memiliki nilai estetika tinggi.

Harga mulai Rp 400.000 s/d Rp 1.000.000 an
Hanya di
“HAPPY” Florist
Jl R Soeprapto 63 Purwodadi- Grobogan

Anda tinggal pesan via telepon
No Hp/WA 0813-2576-7355 0812 93943507
Free Ongkir barang sampai di tujuan sesuai pesanan anda

http://cakrawalainterprize.com/2018/02/21/happy-florist-karangan-bunga-papan-di-purwodadi/ 

Inilah contoh karya karangan bunga HAPPY Florist


Friday, February 16, 2018

Dikira Sang Suami Lampiaskan Malam Pertama, Ternyata Pengantin Perempuan Diperkosa Tetangganya


Seorang pengantin perempuan yang baru menikah diperkosa seorang pria berusia 18 tahun di malam pertamanya. Si pemerkosa, Chhoen Chanseng, naik ke atas ranjang perempuan yang juga berusia 18 tahun itu. Sementara sang suami tertidur di meja akibat terlalu banyak minum dalam pesta pernikahan di desa Chhkues, di provinsi Prey Veng, Kamboja. Dengan lampu kamar yang dipadamkan, si pengantin perempuan menyangka yang naik ke atas ranjang adalah suaminya. Lalu mereka pun beresek-esek. Setelah itu, keduanya tidur berdampingan. Di pagi hari, saat melihat ada pria lain di sampingnya, perempuan itu berteriak. Teriakannya membangunkan semua orang yang kemudian menangkap Chanseng yang tak masih tergeletak di atas ranjang. Celakanya, keluarga mempelai pria tak mau menerima menantunya itu dan menginginkan pernikahan mereka dibatalkan. Kepada polisi, Chanseng mengatakan, dia melihat sang pengantin perempuan tidur terlebih dulu dan meninggalkan suaminya di luar kamar. Dia melihat itu sebagai kesempatan untuk melampiaskan hasrat terpendamnya kepada sang pengantin perempuan. Chanseng mengatakan, dia langsung pergi ke kamar pengantin dan berpura-pura menjadi suaminya sementara sang suami sesungguhnya tertidur di luar kamar. Media setempat mengabarkan, Chanseng didakwa melakukan tindak perkosaan dan terancam hukuman maksimal 10 tahun penjara. "Menurut laporan pemeriksaan, tersangka mengakui dia memendam rasa cinta kepada korban sejak lama, tetapi keluarganya miskin sehingga tak berani melamar," kata wakil kepala kepolisian provinsi Prey Veng, Pov Chivy. "Di hari pernikahan, tersangka tak lepas mengawasi pasangan pengantin baru ini karena kediamannya berada tepat di sebelah kediaman korban," tambah Chivy. Sementara itu, kepala desa Chhkues leat Chheat mengatakan, keluarga mempelai pria kini tak mau menerima menantu mereka dan meminta pernikahan dibatalkan. "Mereka juga meminta uang mahar sebesar Rp 15 juta dikembalikan keluarga pengantin perempuan," kata Chheat. GusR-Kompas.com

Viral! Kakak Beradik Nikah Resmi. Meski Langgar Norma Dan Hukum, Orang Tua Tetap Merestui


Medan, Media sosial kembali dikejutkan dengan kabar pernikahan sedarah, yakni kakak nikahi adik kandung. Ironisnya, pernikahan sedarah itu malah direstui orangtuanya. Tak hanya itu, pernikahan yang sangat jelas-jelas dilarang dan melanggar norma agama serta adat-istiadat itu terjadi di bawah pernikahan yang resmi. 

Pernikahan sedarah yang dilarang tersebut dikisahkan pemilik akun Dek Yuli S, Susi Juliana Simanjuntak melalui akun. Susi awalnya tak mengungkap pernikahan sedarah antara Luncen Ricardo Aritonang dan adik kandungnya Erlinda Aritonang. Akan tetapi, Susi ingin mencurahkan seluruh isi hatinya berkenaan dengan hancurnya bahtera rumah tangganya yang hanya dalam hitungan bulan saja. Hal itu terjadi setelah Susi mengetahui bahwa suaminya, Luncen ternyata telah memadu kasih dengan adik kandungnya, Erlina. Bahkan, hubungan cinta kasih terlarang itu sudah berjalan sejak Susi belum menikah dengan Luncen. 

Lucen Ricardo Aritonang saat menikah dengan Susi Juliani Simanjuntak dan dihadiri adik kandungnya Erlinda Aritonang Hidup Susi makin hancur saat kisah terpedih di hidupnya itu diadukan kepada mertuanya. Sebab, mertuanya itu malah memberikan restu atas pernikahan suami dan adik iparnya sendiri meski satu darah. Postingan Susi ini sejatinya dibebernya ke publik, Selasa (13/2/2018) lalu. Sayangnya, unggahan tersebut sudah dihapus. Susi menyebut, kalau ada seseorang yang mereport postingan tersebut. 

Berikut kisah pernikahan sedarah, kakak nikahi adik, yang diceritakan Susi Juliana dan diunggah kembali akun instagram @ratu.gosip: “Simak postingan Susi selengkapnya, pada postingan awalnya yang sudah tersebar seperti di bawah ini,” tulis akun @ratu.gosip. Saya baru menikah 7 bulan yg lalu di Medan dengan seorang pria bernama LUCEN RICARDO ARITONANG asal Sitompul-Tarutung. Anak dari mertua saya L.br.sitompul (mertua laki2 saya sudah meninggal) Suami saya ini dibesarkan oleh adik perempuan mertua saya (tante suami saya) yg menikah dgn seorang pendeta yaitu Pdt. E. Mungkur, S.Th sejak usia 2thn yg dipanggil oleh suami saya dgn sebutan papi dan mami. juga memberkati pernikahan kami. Sebelumnya kami menjalani hubungan pacaran 2 thn dan long distance. Suami saya bekerja disebuah perusahaan swasta di kecamatan Duri Mandau-Riau. Dia tinggal disana dengan seorang adik perempuannya kandung yg bernama ERLINDA ARITONANG. Adik perempuannya ini mempunyai seorang anak laki2 yg kondisi mentalnya (maaf) kurang normal. Tidak ada kejanggalan yg saya rasakan hingga hari pernikahan kami. Ketika hari pernikahan kami tiba ada sedikit kejanggalan yg saya perhatikan, dimana selama prosesi pernikahan berlangsung sejak pagi hingga malam (pulang kerumah mertua dari gedung) tidak sekalipun adik perempuannya itu (Linda) menyalam saya. Dan ketika giliran sesi foto keluarga mereka di gereja adk perempuannya itu menghantarkan anaknya kepada suami saya. Kemudian setelah selesai acara selama 2 malam kami menginap dihotel krn rumah mertua penuh. Setiap pagi selama 2 hari berturut2 adik ipar saya itu selalu menelepon suami saya dan memintanya utk segera pulang dgn berbagai alasan yg dibuat2 namun saya berhasil menggagalkannya. Dan di hari 3 kami berumah tangga kami menginap di rumah mertua (orgtua angkat suami saya yg juga tante kandungnya). Namun keganjalan itu muncul lagi.. ketika kami masuk ke dalam kamar (di lt.2 rumah) , tdk lama anak dari adik ipar saya itu menangis di depan kamar kami. Dan suami saya membuka pintu kamar dan membawa anak itu masuk ke kamar kami. Saya mulai heran kenapa anak itu bisa ada di dpn kamar kami (krn biasanya anak itu tdk pernah dibiarkan naik sendiri ke lt. 2 rumah) saya kemudian turun utk melihat keadaan di bawah dan saya melihat mamanya (adik ipar saya/Linda) sedang asik main2 hp. Setelah saya naik kembali ke kamar dan memberitahu suami saya, ternyata suami saya marah dan menyalahkan saya dan tdk lama kemudian adk ipar saya meng BBM suami saya utk mebuat susu anaknya dan mengganti baju anaknya dan suami saya melakukan perintahnya. Terjadi pertangkaran antara saya n suami wkt itu namun akhirnya saya mengalah. 

Banyak kejanggalan lagi hingga akhirnya kami tinggal di Duri-Riau. Setiap waktu luang suami saya selalu dihabiskan di rumah adk kandungnya Erlinda, sedangkan saya di rumah sendirian. Suami saya juga tdk jujur terhadap penghasilannya tiap bulan. Dia tetap membiayai penuh adik perempuannya dan anaknya yg berusia 5thn yg bersekolah di sekolah swasta khusus anak berkebutuhan khusus. Sementara kami blm punya apa2 di rumah dan uang saya terima bahkan tdk cukup utk makan kami sehari2. Namun yang itu harus saya pergunakan utk semua kebutuhan kami termasuk membayar kontrak rumah. Akhirnya 3 minggu di Duri saya memutuskan utk pulang krn suami saya tdk mau jujur. Saya permisi pulang dgn niat supaya kita bisa introspeksi diri masing2. 4 bln di medan saya tdk dinafkahi sama sekali. Dan suami saya membujuk saya pulang dgn janji akan memperlakukan saya seperti seorang istri..awal November saya pulang ke Duri-Riau dan ternyata suami saya tdk berubah malah makin parah..dia tetap tdk jujur soal penghasilannya (tiap ditanya dia jawab: “bukan urusan mu” ). Dia tetap menghabiskan waktu uangnya dgn adik perempuannya. Hingga tanggal 17 November 2017, pagi2 buta sekitar pkl. 6 lebih.. suami saya pergi diam2 kerumah adk perempuannya dgn cara keluar lewat jendela (saya masih tidur) krn masih hujan. Ketika saya terbangun saya mencari suami saya dan tengga dpn rumah memberitau klw suami saya pergi lewat jendela. Kemudian saya mencarinya dgn menggunakan ojek kerumah adk perempuannya. Sekitar satu jam saya mencari akhirnya saya menemukan rmh adk ipar saya di jalan KAYANGAN hangtuah (BELAKANG AMIK MITRAGAMA DURI-RIAU) krn melihat sepeda motor suami saya parkir didpn rmh itu (sebelumnya saya tdk tau rmh adk ipar saya krn saya tdk di bolehkan suami n mertua saya utk ikut kesana). Saya melihat mereka berduaan d dlm rmh dan suami saya menemani adk perempuannya sarapan lontong yg di belikan suami saya. Pemandangan yg cukup romantis menurut saya. Hingga mereka sangat terkejut melihat saya berdiri d dpn pintu. Saya meminta suami saya pulang supaya kami bicarakan semua di rmh namun suami saya tdk mau. Adik ipar saya malah bilang “jgn kw bikin ribut di rumah kami”. Akhirnya saya marah dan mengatakan agar tdk lagi mengganggu rmh tangga kami. 

Akhirnya terjadi adu mulut dan suami saya menyeret saya ke dalam rmh itu kemudian memegangi saya sehingga adk kandungnya itu bebas memukuli saya hingga memar d bagian kening. Erlinda Aritonang Saya melaporkan kejadian ini ke Polsek Duri Mandau namun mereka tdk menanggapi masalah keluarga kemudian saya melaporkan ke RT tempat tinggal mereka atas kelakuan mereka selama ini, ternyata RT bilang Mereka adalah Suami istri dan memberikan kartu keluarga mereka sbg bukti keapada RT ketika baru pindah 4thn yg lalu saya pun menjelaskan bahwa mereka abang beradik kandung dan saya istri sahnya sambil menunjukkan akta nikah catatan sipil kami dan foto2 pernikahan kami. Akhirnya RT pun mengusir adk ipar saya itu (Linda) krn telah menipu dan kumpul kebo. kemudian pertengkaran dlm rmhtangga kami makin sering terjadi hingga suami saya main tangan, hingga saya melaporkannya lagi ke Polsek Mandau Duri-riau (8 desember 2017) . Dan blm diproses hingga skg. Saya pernah mengadukan masalah ini kepada ibu mertua saya via tlp namun beliau malah bilang: “sampai kapanpun ga bisa kau pisahkan si luken dan si linda, kalau kau ga tahan kau aja yg pergi biar mereka bisa sama2 lagi..”. Akhirnya saya mendatangi kantornya dan melaporkan kejadian itu kepada HRD nya, tp HRD nya malah bilang suami saya sudah lama menikah dan menunjukkan kartu keluarga suami saya yg berstatus menikah dan istrinya adalah ERLINDA, dan anak haram itu ternyata anak mereka. Sambil menangis saya menunjukkan akta nikah gereja dan akta nikah sipil kami beswrat foto2 pernikahan kami. Akhirnya HRD nya percaya pada saya dan berjanji akan memberi sanksi pada suami saya krn juga menipu perusahaan selama 5 thn (kartu keluarga dan KTP nya itu diberikan sejak 2012). Saya sudah menghubungi keluarganya pihak aritonang dari silando via tlp tp mereka lepas tangan, saya sdh menghubungi pihak tulang dari suami saya tapi juga lepas tangan dengan alasan dilarang ikut campur oleh mertua saya.bahkan saya dan orgtua saya sudah mendatangi orgtua angkatnya (yg adalah tante suami saya) di kompleks gereja HKBP PABRIK TENUN, utk minta jalan keluarnya tp juga menjawab: mamaknya udh bilang sama kami kalau kami bkn orgtuanya jd jangan ikut campur, maka kami tdk bisa berbuat apa2. Saya, orgtua saya, dan kakak2 saya bolak balik menelepon orgtuanya tp tdk diangkat bahkan no kami skg sudah di blokirnya. Saya membagikan kisah ini krn saya tdk mau ada korban mereka lagi setelah saya. Krn suami saya bilang setelah cerai dgn saya mamaknya akan menikahkan dia lagi. Mungkin utj menutupi aib suami saya n adk perempuannya itu. Krn saya pun dinikahi hanya utk itu. Bagi warga net yg suku batak apa boleh menikahi adk kandungnya sendiri??? Apa adat ditarutung menghalalkan hubungan sedarah???? Apa kelakuan suami saya, adik ipar saya dan keluarganya ini bisa ditolerir??? 

Mohon pendapatnya..saya pribadi sudah memutuskan utk tidak akan pernah lagi melanjutkan rmh tangga ini karena saya tdk akan pernah mau berbagi suami dgn siapapun. (Adk ipar saya pernah bilang via tlp: “selama aq hidup tdk akan kubiarkan itoku sama kau”) GusR

Tuesday, February 13, 2018

Sidang Kasus Penggorokan Sopir Online, Keluarga Korban Tidak Boleh Hadir


CakraHOT, Kasus pembunuhan Deni warga Gubug yang korban pembegalan yang berakibat hilangnya nyawa di Semarang sudah mulai disidangkan, kemaren Senin(12/2) bertempat di Lantai III Ruang Sidang Anak pada Kantor PN Semarang Jl. Siliwangi, No. 512, Semarang. Kepada Cakrawala seorang kakak korban W mengatakan bahwa pihaknya meminta bahwa kasus ini jangan sampai lepas dari pantauan publik. Dan pihaknya berharap bahwa pelaku bisa dihukum dan dijatuhi vonis hukuman mati."Saya juga menyayangkan kenapa pihak keluarga korban tidak boleh menghadiri sidang, jika itu memang perarturan kenapa terkesan merugikan kami keluarga korban, " tambahnya. Sidang Perdana dugaan kasus pembunuhan dengan agenda pembacaan dakwaan dengan No. Perkara : 07 / Pid. B / PN Smg / 2018. Persidangan dilaksanakan secara tertutup dan didampingi dari Bapas Semarang. Hadir kedua terdakwa Ibran (16) Pelajar Klas X SMK 5 warga Barusari Semarang Selatan da Dirgantara (15) juga pelajar di tempat yang sama, warga Semarang Barat. Dengan majelis hakim Sigit Hariyanto, SH, MH. Dengan JPU oleh Harwanti, SH dn Zahri Aini, SH. Sedangkan kuasa hukum terdakwa adalah Imam, SH, Windy Aryadewi, SH, Jogi Panggabean, SH. Keduanya diduga melanggar pasal 340 KUHP dan atau Pasal 338 KUHP dan atau pasal 365 ayat 4 KUHP dan atau Pasal 339 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal mati. Persidangan dijaga dengan petugas sebanyak 10 personil Polsek Semarang Barat, yang dipimpin oleh Wakapolsek Semarang Barat AKP Umbar Wijaya, SH Sidang tertutup ini dihadiri oleh Keluarga terdakwa berjumlah 3 orang, namun keluarga korban tidak hadir dalam persidangan. Dan menurut jadwal hari ini Selasa (13/2) akan dilakukan sidang lanjutan. GusR-Panji

Monday, February 12, 2018

"Gituan" Dengan Anjing Seorang Wanita Digrebeg Polisi


Seorang wanita memfilmkan dirinya berhubungan sx dengan anjingnya. Dilansir dari mirror.uk video ekstrim pada ponsel Suzy Cairns ditemukan oleh polisi bersamaan dengan gambar asli anak-anak yang dilecehkan. Meski detailnya tidak diberikan di pengadilan, sudah dipahami tindakan tersebut dengan anjing melibatkan penggunaan whipped cream. Dilansir dari Daily Record Jaksa Jim Robertson mengatakan kepada Livingston Sheriff Court bahwa film tersebut "tampaknya dibuat sendiri oleh tertuduh dan anjing peliharaannya". Katanya binatang itu, yang dikenal sebagai Labrador, ada saat polisi menggerebek rumahnya pada Maret tahun lalu. Cairns (39) mengaku bersalah atas dua tuduhan memiliki materi pornografi antara Februari 2016 dan April 2017. Dia mengaku memiliki foto anak-anak yang tidak senonoh dilecehkannya secara seksual. Cairns juga mengaku memiliki "gambaran pornografi yang ekstrem yang menggambarkan secara eksplisit seorang wanita yang melakukan aktivitas seksual dengan seekor anjing". Namanya ditambahkan ke daftar pelanggar seksdan akan segera menghadapi hukuman sesuai hukuman setempat. Petugas awalnya mendapat surat perintah penggeledahan dan pergi ke rumah Cairns di Livingston, West Lothian. GusR

Friday, February 9, 2018

Seorang Ibu Di Klaten Tega Menyeret Anak Kandungnya Dengan Sepeda Motor


Klaten-CakraHOT, Kisah kekejaman seorang terhadap anak kandungnya kembali terulang. Kali ini dilakukan oleh seorang ibu di Klaten tega menyeret anak kandungnya yang masih kecil dengan naik sepeda motor. Sehingga anak tersebut mengalami luka-luka cukup serius. Setelah itu sang ibu kabur dan menabrak orang yang sedang bermain karambol di desa Melikan, Wedi, Klaten. Saat ini kasus tersebut sudah dalam penyelidikan Polsek Bayat dan Wedi. Sayangilah buah hati anda karena itu adalah anugerah yang Tuhan berikan. Ars

Wednesday, February 7, 2018

Ganjar Akan Dikudeta Gerindra Dalam Pilgub Jateng


Semarang – Partai Gerindra bertekad merebut Jawa Tengah dari kekuasaan PDIP dalam pemilihan gubernur dan wakil gubernur. Optimisme itu dibangun dengan diusungnya Sudirman Said dan Ida Fauziah. Ketua Partai Gerindra Jawa Tengah, Abdul Wachid, menyebutkan target merebut Jawa Tengah sudah kian nyata memasuki usia partainya yang ke-10. Kini Gerindra menjadi partai oposisi terbesar. “Dan di Jawa Tengah kami berlawanan dengan Merah (PDIP). Di Pilgub ini, mengusung Sudirman Said-Ida Fauziah kami memiliki empat kekuatan. Dan akan berbagi tugas,” kata Wachid usai acara syukuran partainya di Semarang pada Rabu, (6/2/2018) Ia menganggap target merebut Jawa Tengah dari PDIP menjadi keharusan. Sejak dipimpin Ganjar Pranowo pada 2013-2018, Jawa Tengah belum menunjukkan perubahan berarti. “(soal) kemiskinan Jateng, masih ada di lima belas daerah dan tergolong masih miskin di skala nasional. Infrastruktur di Selatan dan Pantura. Banjir di mana-mana. Maka wajib kita rebut pada Pilgub 2018,” ujarnya. Namun ia mengaku bahwa calon yang diusung Gerindra, PAN, PKB dan PKS kini masih kalah populer dari rival mereka, yakni Ganjar Pranowo-Taj Yasin. Namun dia optimis mampu mengejar dengan soliditas tim pemenangan yang berbasis besar di daerah. “Rival punya pemerintahan. Maka kami harus bekerja keras. Kami harus membangun popularitas Sudirman Said-Ida Fauziah ke gunung-gunung, ke desa-desa,” katanya. Modal lain, kata Wachid, Sudirman dan Ida sebenarnya telah terbukti sebagai sosok yang mumpuni dan bersih dari korupsi. “Pak Dirman masuk di dapur yang melahirkan KPK, yang kebersihannya terjamin. Sementara Bu Ida, Ketua Fatayat NU, beliau punya jaringan kuat ke ibu-ibu. Ibu-ibu ini pemilih yang setia tidak selingkuh,” katanya. Sudirman memuji Gerindra sebagai partai yang mengajarkan politik yang benar-benar untuk kepentingan rakyat. “Politik adalah kegembiraan, hajat rakyat semesta. Politik adalah jalan untuk melayani warga seluruhnya. Politik adalah gerakan memerdekakan bangsa dari kebodohan, ketertinggalan, kemiskinan dan penindasan. Politik adalah jalan untuk mewujudkan keadilan sosial. Semoga Partai Gerindra terus jaya, dan merebut Jateng,” katanya. GusR-sumberAbadkini.com