Thursday, December 28, 2017

Awas! Grobogan Terkepung Banjir, Meluas di Enam Kecamatan


Grobogan- Cakrawalaonline, Musibah banjir sampai saat ini masih mengepung warga kabupaten Grobogan, informasi dari BPBD Grobogan, ada 6 Kecamatan yang wilayahnya terkena bencana banjir. Yakni, KecamatanKarangrayung Godong, Gubug, Penawangan, Tegowanu, Toroh, dan Purwodadi. Budi Prihantoro Kabid Logistik dan Kedaruratan BPBD Grobogan mengatakan bahwa banjir paling parah ada di Kecamatan Karangrayung karena melanda beberapa desa. Yakni, Desa Mojoagung, Pangkalan, Rawoh, Putatnganten. Di wilayah Kecamatan Karangrayung ada ratusan rumah penduduk di tujuh dusun yang kemasukan air hingga 50 centimeter. “Jumlah rumah yang terendam ada ratusan dan saat ini masih dilakukan pendataan. Banjir disini disebabkan tanggul jebol di Dusun Krasak, Desa Mojoagung,” jelasnya. Untuk banjir di Kecamatan Toroh lokasinya ada di Desa Katong. Dari hasil pengecekan lapangan, sudah ada 80 rumah warga yang kemasukan air akibat meluapnya sungai Serang. Banjir juga terjadi di Desa Tunggu dan Karangwader di Kecamatan Penawangan akibat ada ruas tanggul jebol sungai Tracak. Jumlah rumah yang sudah terdampak ada 130 KK. Selanjutnya, banjir juga melanda Desa Mlilir dan Jeketro di Kecamatan Gubug akbat luapan sungai Tuntang. Laporan terkini, air yang sebelumnya hanya menggenangi sawah, sudah mulai masuk rumah penduduk dengan ketinggian hingga 50 centimeter. Untuk Kecamatan Tegowanu, ada dua desa yang terkena banjir. Yakni, Desa Kejawan dan Desa Tajemsari yang sudah mulai masuk rumah penduduk. “Kami sudah mengerahkan tim SAR untuk bersiaga di lokasi banjir. Kemudian, pengiriman logistik makanan juga sudah dikirimkan ke lokasi banjir sejak pagi tadi. Kami juga koordinasi dengan instansi terkait untuk penanganan tanggul jebol penyebab banjir,” katanya. Di Kecamatan Purwodadi, salah satu titik banjir ada di sekitar komplek Perumahan RSS Sambak Indah Purwodadi. Banjir di perumahan ini sudah menggenangi puluhan rumah yang ada dilokasi tersebut. Banjir datang menjelang Dhuhur dan ketinggian air terus bertambah. Selain di perumahan RSS, banjir juga terjadi di Desa Candisari, Kecamatan Purwodadi. Dilaporkan, ada beberapa rumah yang mulai kemasukan air setinggi 20 centimeter. Luapan air yang berasal dari sungai Serang juga menggenangi ruas jalan Candisari-Pengkol. Akibatnya, kendaraan dari kedua arah harus berjalan pelan saat melintasi ruas jalan yang tergenang air. Ng-Sumber Purwodadinews

0 comments:

Post a Comment