Friday, December 29, 2017

Berbahaya! Jalur Kedungombo Dikuasai Orang "Nggragas", Tempel Motor Sambil Meremas Dada


Grobogan. Perlu hati-hati dan waspada jika anda melewati jalan alternatif antara jalan Sumberlawang – Kedungombo. Karena disitu bergentayangan seorang maniak yang suka menganggu pengendara sepeda motor terutama bagi ibu-ibu maupun para gadis.

Karena menurut pengakuan Rahayu seorang pengendara motor warga Monggot yang telah menjadi korban orang "nggragas" karena sudah memegang bagian tubuhnya yang paling sensitif, yakni anggota badan di bagian dada. Diceritakan Rahayu lewat facebook Pelaku adalah seorang laki laki yang berbadan besar, agak tinggi, memakai jaket dan celana panjang, memakai masker hitam, pakai helm hitam, dan memakai motor metic tanpa memasang nomor polisi. Kejadian pada kemarin malam Kamis ( 28/12) jam 18 : 40 WIB.

“Karena kondisi jalan lumayan jelek, tiba-tiba dari arah belakang ada yang mengikuti, dari situ perasaan saya jadi tidak enak. Karena kedaan jalan masih ramai saya merasa cuek saja,” katanya. ” Tiba tiba motor dari belakang menyalip dan langsung memegang dada saya, akhirnya saya mengejar pelaku dan saya teriaki. Lalu dia berhenti sebelum pemukiman penduduk dan pelaku menantang,” Menurutnya, kejadian ini tidak hanya terjadi pada dirinya saja, sebelumnya juga sempat dialami teman. “Yang terpenting bagi perempuan jangan melewati jalan tersebut sendirian dan tetap waspada, kejadia ini belum saya laporkan ke pihak Polisi,” tukasnya.

Kisah yang sama juga pernah dialami oleh Ninik warga Purwodadi. Dalam komenya di grup FB Cakrawala dia menuliskan seperti ini :
,...... Astaghfirulloh... Dulu waktu saya masih kuliah kira2 7-8 tahunan yg lalu, saya juga mengalami hal yg sama kyak mbaknya itu. Pdhl jalanan rame, ketika saya oyak saya g nemu, bgitu kelewat rel kereta api yg arah gemolong tiba2 dia muncul lg dan melakukan pelecehan yg sama. Hal sperti ini harus segera ditindak lanjuti pak, karena sudah pasti membahayakan korban, kalau korban kaget bisa2 terjadi kecelakaan....."
GusR

0 comments:

Post a Comment