Monday, January 22, 2018

Rebutan PK Di Kafe Kiss Yang Akhirnya Berujung Maut


Grobogan-CakraHOT, Akhirnya motif dan identitas pelaku penganiayaan hingga menewaskan Anang Tri Hidayat (24) warga Desa Menduran Kecamatan Brati berhasil di kuak oleh jajaran Satreskrim Polres Grobogan yang bekerjasama dengan Kodim 0717 Purwodadi. Pasalnya salah satu pelaku penganiayaan adalah oknum anggota TNI yang masih aktif dan masih bertugas di sebagai Babinsa Kodim 0718 Pati. Adapun oknum tersebut bernama SM berpangkat serda. Kapolres Grobogan AKBP Satria Rizkiano dengan di dampingi Komandan Kodim 0717 Purwodadi Letkol Arm Teguh Cahyadi serta Dansubdenpom IV/3-1 Blora, Kapten Suparno dalam keterangannya tadi pagi, Senin, (22 - 1 - 2018), mengatakan bahwa ke 4 pelaku penganiayaan yang salah satunya oknum TNI saat ini sudah di tangkap dan oknum tersebut sekarang sedang di tangani oleh kesatuannya di Makutarama Salatiga. Adapun yang 3 orang lainnya saat ini kita tahan guna pemeriksaan lebih lanjut. "Yang satu kita serahkan ke kesatuannya sedangkan yang tiga orang sipil kita lakukan pemeriksaan lanjutan," terangnya. Kapolres juga mengatakan jika motif pelaku berawal salah paham usai keluar dari Cafe Kiss Purwodadi, sehingga berawal dari salah paham tersebut berakhir dengan penganiayaan yang menewaskan korban, karena pelaku di bawah pengaruh minum - minuman keras.Dan ke 3 pelaku ini adalah berinisial DY (23), warga Desa Tambirejo; UP (23), warga Desa Tunggak, dan DA (25), warga Desa Pilangpayung.Mereka di ancam dengan pasal 170 ayat 1, 3e KUHP dengan ancaman penjara di atas 5 tahun. Sementara itu Komandan Kodim 0717 Purwodadi Letkol Arm Teguh Cahyadi menambahkan jika oknum TNI yang terlibat penganiayaan sudah kita serah kan ke Dansubdenpom IV/3-1 Blora, untuk di periksa lebih lanjut, adapun pelaku saat itu liburan pulang ke rumah, karena rumahnya di Desa Tambirejo. Hal senada juga di ungkapkan oleh Kapten Suparno selaku Dansubdenpom IV/3-1 Blora, usai kita jemput pelaku kita lakukan pengamanan, dan kita teruskan ke Makutarama Salatiga untuk di proses selanjutnya. Seperti di ketahui kasus penganiayaan yang berujung tewasnya warga Menduran yang melibatkan salah seorang oknum TNI ini sempat menjadi viral di berbagai media, bukan hanya persoalan mabuk saja tapi juga persoalan rebutan PK alias pemandu karaoke. Ng-Awg

0 comments:

Post a Comment